Seberapa Tinggi Balon Udara di Atmosfer ?

4 Mar

Balon udara adalah hal pertama yang terpikirkan oleh manusia untuk bisa berpergian di udara sebelum adanya pesawat terbang tentu saja. Eksperimen seperti ini pertama kali dilakukan oleh Montgolfier bersaudara di Annonay,Perancis pada tahun 1783 tetapi penerbangan pertama dengan manusia dilakukan pada 21 November 1783 di Paris oleh Pilâtre de Rozier dan Marquis d’Arlandes.

Konsep balon udara yang dipakai adalah menggunakan balon udara panas. Cara kerja balon udara ini sangat sederhana yaitu dengan memanaskan udara didalam balon agar lebih panas dibandingkan udara luar sehingga seperti yang kita tau jika udara lebih panas akan lebih ringan karena per unti volumenya lebih sedikit.

Jadi.. Seberapa tinggi balon udara tersebut dapat naik di atmosfer ?

Inilah jawaban dari berbagai eksperimen yang telah dilakukan oleh para ahli pendahulu kita.

  • 1783-Agustus-24 m (79 kaki), Jean-François Pilatre de Rozier dari Perancis , membuat pendakian pertama dalam balon udara .
  • 1783—1 December 1783—2.7 km (8,900 ft); Jacques Alexandre Charles and his assistant Marie-Noel Robert, both of France, made the first flight in a hydrogen balloon to about 610 m. 1783-1 Desember 1783-2,7 km (8.900 kaki); Jacques Alexandre Charles dan asistennya Marie-Noel Robert, keduanya dari Perancis, membuat penerbangan pertama dalam hidrogen balon menjadi sekitar 610 m. Charles then ascended alone to the record altitude. Charles kemudian naik sendiri ke ketinggian rekor.
  • 1784—4 km (13,000 ft) Pilâtre de Rozier and the chemist Proust in a Montgolfier . 1784-4 km (13.000 kaki) Pilatre de Rozier dan ahli kimia Proust dalam Montgolfier .
  • 1803—18 July 1803—7.28 km (23,900 ft) Etienne Gaspar Robertson and Lhoest in a balloon. 1803-1818 Juli 1803-7,28 km (23.900 kaki) Etienne Gaspar Robertson dan Lhoest dalam balon.
  • 1839—7.9 km (26,000 ft) Charles Green and Spencer Rush in a free balloon. 1839-7,9 km (26.000 kaki) Charles Hijau dan Spencer Rush dalam balon gratis.
  • 1862—5 September 1862—11.887 km (39,000 ft)— Coxwell and Glaisher in a balloon. 1862-5 September 1862-11,887 km (39.000 kaki) – Coxwell dan Glaisher dalam balon. Both lost consciousness during the ascent due to the low air pressure and cold temperature of −11 °C (12 °F). Kedua kesadaran hilang selama pendakian karena tekanan udara rendah dan suhu dingin -11 ° C (12 ° F).
  • 1927—4 November 1927—13.222 km (43,380 ft)—Captain Hawthorne C. Gray of the ( United States Army Air Corps ) in a helium balloon. 1927-4 November 1927-13,222 km (43.380 ft)-Kapten Hawthorne C. Gray dari ( Amerika Serikat Army Air Corps ) dalam sebuah balon helium. Gray dies when he exhausts his oxygen. Gray meninggal ketika ia kehabisan oksigen nya.
  • 1931—27 May 1931—15.787 km (51,790 ft)—Auguste Piccard & Paul Kipfer in a hydrogen balloon. 1931-27 Mei 1931-15,787 km (51.790 ft)-Auguste Piccard & Paulus Kipfer dalam sebuah balon hidrogen.
  • 1932—16.2 km (53,000 ft)— Auguste Piccard and Max Cosyns in a hydrogen balloon. 1932-16,2 km (53.000 kaki) – Auguste Piccard dan Max Cosyns dalam sebuah balon hidrogen.
  • 1933 30 September—18.501 km (60,700 ft) USSR balloon USSR-1 . 1933 30 September-18,501 km (60.700 ft) balon Uni Soviet-Uni Soviet 1.
  • 1933—20 November—18.592 km (61,000 ft) Lt. Comdr. Thomas GW Settle (USN) and Maj Chester L. Fordney (USMC) in Century of Progress balloon 1933-20 November-18,592 km (61.000 ft) Lt Comdr. Thomas GW Settle (USN) dan Mayor Chester L. Fordney (USMC) di Century Kemajuan balon
  • 1934—30 January—21.946 km (72,000 ft) USSR balloon Osoaviakhim-1 . 1934-30 Januari-21,946 km (72.000 kaki) Uni Soviet balon Osoaviakhim-1 . Pilots killed in crash. Pilot tewas dalam kecelakaan.
  • 1935—10 November—22.066 km (72,400 ft) Captain OA Anderson and Captain AW Stevens ( United States Army Air Corps ) ascended in the Explorer II gondola from the Stratobowl , near Rapid City, South Dakota , for a flight that last 8 hours 13 minutes and covered 362 kilometres (225 mi). 1935-10 November-22,066 km (72.400 kaki) Kapten OA Anderson dan Kapten AW Stevens ( United States Army Air Corps ) naik di gondola II Explorer dari Stratobowl , dekat Rapid City, South Dakota , untuk penerbangan yang terakhir 8 jam 13 menit dan mencakup 362 kilometer (225 mil).
  • 1956—8 November—23.165 km (76,000 ft) Malcolm D. Ross and ML Lewis ( United States Navy ) in ONR Strato-Lab I, using a pressurized gondola and plastic balloon developed by Winzen Research, taking off near Rapid City, South Dakota , and landing 282 km (175 mi) away near Kennedy, Nebraska. November-1956-8 23,165 km (76.000 kaki) Malcolm D. Ross dan ML Lewis ( Angkatan Laut Amerika Serikat ) di ONR Strato-Lab saya, menggunakan gondola bertekanan dan balon plastik dikembangkan oleh Winzen Penelitian, lepas landas di dekat Rapid City, South Dakota , dan mendarat 282 km (175 mil) dari dekat Kennedy, Nebraska.
  • 1957—2 June—29.4997 km (96,784 ft) Captain Joseph W. Kittinger ( United States Air Force ) ascended in the Manhigh 1 gondola to a record-breaking altitude. 1957-2 Juni-29,4997 km (96.784 kaki) Kapten Joseph W. Kittinger ( Angkatan Udara Amerika Serikat ) naik di Manhigh gondola 1 ke-memecahkan rekor ketinggian.
  • 1957—19 November—31.212 km (102,400 ft) above sea level, Major David Simons ( United States Air Force ) ascended from the Portsmouth Mine near Crosby, Minnesota in the Manhigh 2 gondola for a 32-hour record-breaking flight. 1957-19 November-31,212 km (102.400 kaki) di atas permukaan laut, Mayor David Simons ( Angkatan Udara Amerika Serikat ) naik dari Tambang Portsmouth dekat Crosby, Minnesota di Manhigh gondola 2 untuk penerbangan pemecah rekor 32 jam. Simons landed at 5:32 PM on 20 November, in an alfalfa field in northeast South Dakota. Simons mendarat di 17:32 pada tanggal 20 November, dalam bidang alfalfa di timur laut South Dakota.
  • 1960—16 August— Joseph Kittinger parachutes from Excelsior III over New Mexico at 102,800 ft (31,300 m). 1960-1916 Agustus- Joseph Kittinger parasut dari Excelsior III atas New Mexico pada 102.800 kaki (31.300 m). He sets unbeaten (as of 2010) world records for: high-altitude jump; free-fall by falling 16 miles (26 km) before opening his parachute; and fastest speed by a human without motorized assistance, 614 miles per hour (988 km/h). [ 19 ] Dia set terkalahkan (per 2010) dunia catatan untuk: lompat tinggi-ketinggian; bebas jatuh dengan jatuh 16 mil (26 km) sebelum pembukaan parasut, dan kecepatan tercepat oleh manusia tanpa bantuan bermotor, 614 mil per jam (988 km / h). [19]
  • 1961—4 May—34.668 km (113,740 ft); Commander Malcolm D. Ross and Lieutenant Commander Victor A. Prather, Jr. ( US Navy ) in Strato-Lab V, using an unpressurized gondola and balloon developed by Winzen Research. 1961-4 Mei-34,668 km (113.740 ft); Komandan Malcolm D. Ross dan Letnan Komandan Victor A. Pratama, Jr ( US Navy ) di Strato-Lab V, menggunakan gondola unpressurized dan balon dikembangkan oleh Winzen Research. After descending, the gondola containing the two balloonists landed in the Gulf of Mexico . Setelah turun, gondola yang berisi dua balon mendarat di Teluk Meksiko . A hovering helicopter lowered a rescue hook, and although Ross slipped partially out of it, he was able to recover before falling completely into the water. Sebuah helikopter melayang menurunkan hook penyelamatan, dan meskipun Ross menyelinap sebagian dari itu, ia dapat sembuh sebelum jatuh sepenuhnya ke dalam air. A few minutes later Prather slipped off the rescue hook into the ocean and drowned in spite of heroic efforts by Navy divers to rescue him. Beberapa menit kemudian Pratama melepas kaitan penyelamatan ke laut dan tenggelam meskipun upaya heroik oleh penyelam Angkatan Laut untuk menyelamatkannya.

Sumber – sumber tulisan ini :

http://translate.google.co.id/translate?hl=id&langpair=en|id&u=http://en.wikipedia.org/wiki/Flight_altitude_record

http://www.hendra.ws/iklan-wisata-balon-udara-bali/

2 Tanggapan to “Seberapa Tinggi Balon Udara di Atmosfer ?”

  1. alfandirahmat Maret 4, 2011 pada 4:52 am #

    seandainya gasnya hbis . .??
    brpa lama ngisi ulang gas nya .??😀

  2. vinkameliari Maret 4, 2011 pada 5:05 am #

    wooo.. nanti mat.. aku cari infonya.. dan jawab sampe km puaas.. tunggu ya posting berikutnya🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: